Cerbung Terbaru "Let It Flow " ~ Part 04

Rencananya mau rutin update lagi. Ntah di isi dengan lanjutan cerpen kayak cerbung Let It Flow part 4 ini ataupun di isi dengan tulisan random. Moga aja planingnya tetep lancar ya. Yang penasaran part sebelumnya biar nyambung sama jalan ceritanya bisa dengan klik langsung di sini. Happy reading ya...

Cerpen Let It Flow
Cerpen Let It Flow 

Kembali ke masa saat ini...

“Dan menurut loe, gue patah hati karena siapa?” tanya Er sinis.

Kali ini Yaya tersenyum serba salah. “Iya deh. Dulu itu memang salah gue. Sumpah, gue udah berkali kali bilang kalau gue nyesel.”

“Gue tau. Karena itu kan loe bela – belain datang ke rumah gue di kampung cuma biar gue mau kesini?”

Yaya mengangguk sembari tersenyum mengenang masa lalu. “Be de we, Rendy sekarang gimana? Makin ganteng kan?” tanya Yaya kembali ke topik. “Tahun lalu sih gue liat dia makin cakep, dan ngomong – ngomong dia belum nikah lho.”

“KOK LOE TAU?!”

“Astagfirullah,” Yaya terlonjak sembari mengusap – usap dadanya. Er kagetnya lebay sampai harus berteriak begitu. “Ya taulah. Kan tiap tahun angkatan kita ngadain reunian. Tahun lalu gue ikut, makanya gue tau. Gue juga sempet ngobrol sama dia sih.”

“Kok loe nggak cerita sama gue?”

“Buat apa?” tanya Yaya balik. “Kan dulu loe sendiri yang bilang loe nggak mau ngobrolin soal Rendy. Pake acara ganti nomor dan blokir semua sosmed segala kan. Bahkan facebook sama twitter loe sampe tutup akun kan?”

Mendengarkan itu, tak urung Er terdiam. Kalau di pikir, ia childish banget ya?

“Jujur aja, dia sering nanyain elo ke gue.”

“Dan loe kasih tau dia gue disini?!” tuduh Er langsung. Ia jadi curiga, jangan – jangan kemunculan Rendy dihadapannya bukan sebuah kebetulan. Tapi tu orang memang sengaja mencari dirinya.

Secepat pikiran itu muncul, secepat itu juga Er menghapusnya. Ngapain juga Rendy sampai harus mencarinya sampai segitunya. Nggak ada untungnya juga.

“Ya enggak lah. Gue nggak mungkin nghianatin elo kali,” bantah Yaya. “Secara gue kan juga kesel sama Rendy, dasar cowok Pe Ha Pe. Gue bilang aja, kalau gue juga lost kontak sama loe.”

Er mengangguk – angguk. Yaya kadang emang suka semena – mena. Kalau ngomong juga asal nyablak. Tapi Er sangat tau sahabatnya itu bisa di percaya.

“Terus sekarang gue harus gimana donk?”

“Lah emangnya kenapa? Loe masih ada rasa sama Rendy? Loe bilang loe udah move on. Apa pas ketemu dia tadi, hati loe cenat cenut lagi apa gimana?”

Sebuah jitakan mendarat di kepala Yaya sebagai balasan.

Lanjut Baca : || ||


Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 9:26:00 AM

0 komentar:

Post a Comment

Belajar lah untuk menghargai sesuatu mulai dari hal yang paling sederhana...

Stalkers