Cerpen Remaja Terbaru "Tentang Rasa" 01 {Update}

Sebelum lanjut baca cerpennya, admin kasi info dulu ya kalau Cerpen remaja Tentang Rasa ini merupakan cerpen squel untuk dua cerbung sebelumnya. Tepatnya "cerbung tentang aku dan dia" dan juga "cerbung rasa yang tertinggal". Kalau mau bisa baca kedua kisah itu terlebih dulu, tapi kalau nggak juga nggak papa. Tetep nyambung kok ceritanya. Jelasnya langsung simak ke bawah aja deh.

Cerpen Remaja terbaru Tentang Rasa

"Antara maaf dan terima kasih, bukankah kata terima kasih itu lebih baik?.~~~

"Dibalik sikapnya yang terlihat dingin dan begitu cuek, tersimpan begitu banyak rasa dan cerita yang membuat aku semakin tertarik untuk mengenalnya".


****************************************************
"Gila ya, tu mahasiswa baru keren banget si. Sayang anaknya cuek gitu," kata Anya sambil mengaduk - aduk mi ayamnya.

"He'eh," angguk Nanda setuju.

"Tadinya gue juga sempet mikir kayak gitu. Apalagi waktu gue pertama kali ketemu. Baru juga ketabrak gitu aja dia udah nyolot. Cuma kalau sekarang menurut gue anaknya asik kok. Emang si kesannya dia tertutup gitu. Mana pinter lagi," kata cewek di samping Nanda yang tak lain adalah Gresia yang memang pernah mendapat tugas bareng.

"Masa sih?" Anya masih sanksi, Gresia hanya membalas dengan anggukan mantab.

"Eh, kalian lagi ngomongin apa si? Ada gosip terbaru lagi ya?" tanya Angun yang baru nongol setelah hampir seminggu 'terdampar' di rumah neneknya di desa.

"Ya ela non. Ketingalan pesawat loe. Kalau sekarang si ni udah bukan kabar terbaru lagi. Tapi udah basi kale. Makanya loe kalau baca itu koran Sindo jangan koran kiloan," ledek Nanda ngak nyambung sambil geleng - geleng kepala.

"Tepat nya gue nggak pernah baca koran. Bikin sakit ati aja kayak sandal jepit," pangkas Angun tak mau kalah.

"Lagian siapa bilang gue ngak tau kabar terbaru?. Orang gue selalu update kok. Apalagi kalau soal Gresia sama Arga yang 'katanya' udah nangkring di USA and gak mau LDR an tapi chat jalan terus. Cuma yang gue sesalkan sekarang gue udah ngak punya harapan lagi buat jadi menantu pak presiden," kata Angun yang membuat teman - temannya menatap miris. Secara kok bisa ya, mereka punya sahabat selebay ni anak.

"Eh, BDW on the busway, mahasiswa baru itu siapa namanya? Lagian nggak enak banget gelarnya. Kasian tau orang tuanya yang udah ngasih nama. Kan kali aja dulu waktu syukuran ngasi nama pake korban seribu belalang," sambung Angun lagi.

"Sumpret, loe makin lebay banget si."

Angun hanya mencibir ledekan Anya. Tapi tak urung ia beneran penasaran.

"Alan," jawab Gresia singkat.

"O" ujar Anggun sambil menganguk - angguk. Gak tau deh apa maksutnya.

"Jadi namanya Alan... Hemz, gue jadi penasaran. Kalau dia emang beneran cuek, akan gue bikin dia jadi ceria. Kalau emang dia itu 'dingin' akan gue bikin dia mencair. N kalau dia emang...".

Tanpa perlu isarat, aba-aba atau komando, Anya, Nanda dan Gresia sudah kompak beranjak dari duduknya. Meninggalkan Anggun yang nggak tau kumatnya sejak kapan. Atau jangan - jangan waktu liburan ke rumah neneknya kemaren kesambet lagi. Makin aneh gitu.

Lanjut Baca : ||


Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 3:51:00 PM

4 komentar:

  1. Terserah kakak, kakak yg buat..
    Tp mnurutku smua crita kakak itu BAGUs.. (y)
    Seneng bc crita kakak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ma kasih....
      syukurdeh kalau emang suka....

      Delete
  2. Jangan lupa datang di website yang menyajikan informasi menarik dan terkini...
    www.108CSR.com

    www.selaluonline.com

    ReplyDelete
  3. Nice Story Man! visit my blog to http://foritsolution.blogspot.com/

    ReplyDelete

Belajar lah untuk menghargai sesuatu mulai dari hal yang paling sederhana...

Stalkers