Cerpen Cinta Romantis | Kala cinta menyapa ~ 01 / 13

Oke guys, kali ini admin ngeshare sebuah cerbung rekuesan dari salah satu 'adek' dunia maya. Yups, Erwin. Tepatnya itu cerbung Kala Cinta Menyapa. Untuk yang penasaran gimana jalan ceritanya bisa simak langsung ke bawah. Oke guys? Happy reading ya....

Kala Cinta Menyapa
Kala Cinta Menyapa

“Erwin, mau kemana loe?” sapa Joni yang entah muncul dari mana langsung merangkul pundak erwin yang melangkah menuju kekelasnya.

Erwin tidak menjawab. Tangannya segera menyingkirkan tangan Joni dari pundaknya. Mencibir sinis kearah sahabatnya. Benar – benar sapaan basi.

“Hei, gue punya kabar bagus ni,” kata Joni mengabaikan reaksi Erwin yang dinilai sudah biasa.

“Kapan si loe bilang punya kabar jelek?” sindir Erwin sinis, Joni hanya nyengir.

“Tapi kali ini gue serius. Di kampus kita ada idola baru. Cewek. Cantik banget." Joni tampa excited ketika mengatakan kalimatnya itu.

“Kambing di bedakin aja menurut loe cantik, apa lagi beneran cewek."

Joni menahan diri untuk tidak langsung menjitak kepala Erwin. Kalau saja ia tidak menginggat sahabatnya yang satu itu selalu berjasa dalam hidupnya, sudah pasti dari kemaren – kemaren ini orang sudah ia tendang kelaut.

“Baik lah, karena sepertinya loe nggak tertarik. Gue nggak jadi cerita. Bisa beneran gondok gue deket – deket sama loe."

Selesai berkata, Joni segera berlalu, mendahului Erwin menuju kekelas. Sementar Erwin sendiri juga hanya angkat bahu. Sama sekali tidak merasa bersalah.

“Erwin, tunggu bentar."

Mendengar namanya di panggil Erwin segera menghentikan langkahnya tanpa berniat untuk menoleh padahal dari suaranya saja ia sudah tau kalau saat ini, Leila, idola di kampusnya yang kini berjalan kearahnya.

“Ada apa?” tanya Erwin.

“Loe mau langsung ke kelas?” tanya Leila sambil tersenyum manis.

“Kalau seandainya gue bilang gue mau nonton dulu loe percaya?"

Bukannya kesel atau marah mendengar balasan ketus dari mulut Erwin, Leila justru malah tersenyum manis. Peduli amat sifatnya nyebelin kalau pada nyatan\nya wajahnya terlalu mengiurkan untuk di jadikan pacar. Seperti kata pepatah, satu kelebihan biasanya mampu untuk menutupi sejuta kekurangan. ^_^

“Kalau seandainya loe bilang mau nonton gue pasti akan ikut."

Erwin mencibir. Sama sekali tidak merasa lucu mendengar candaan dari mulut Leila barusan. Tanpa pikir panjang ia segera berniat untuk berlalu, namun sepertinya Leila sudah paham akan sifatnya sehingga ia dengan cepat berdiri tepat di hadapannya. Membuat Erwin merengut kesel.

“Ada yang pengen gue omongin sama loe," kata gadis itu cepat.

“Penting nggak?”

“Tergantung. Penting tidaknya itu kan relatif. Tapi sepertinya ini penting."

Erwin sedikit mengernyitkan dahi mendengarnya. “Heh, Sepertinya...” gumam Erwin mencibir. “Apa soal hidup matinya seseorang?” tanya Erwin lagi.

Walau heran dan sama sekali tidak mengerti maksut ucapan Erwin barusan, leila tetap mengeleng.

“Kalau begitu nggak ada yang penting menurut gue,” selesai berkata Erwin segera melangkah. Menepis tangan Leila yang berusaha menahannya.

“Oke, gue suka sama loe. Gue mau loe jadi pacar gue,” kata Leila setengah berteriak.

Erwin menghentikan langkahnya. Beberapa mahasiswa yang kebetulan berada tak jauh dari mereka ikut menoleh. Memperhatikan keduanya dengan tatapan heran sekaligus kaget. Seorang Leila yang sudah dikenal sebagai idola di kampus mereka dan selalu menjadi incaran para mahasiswa karena terkenal dengan kecantikannya justru malah menyatakan cinta duluan? Apa kata dunia?

Dan mulut Leila terbuka tanpa suara saat melihat Erwin kembali melangkah sama sekali tidak menoleh kearahnya apalagi sampai berbalik.

Lanjut Baca : || ||


Nah, buat man teman semua yang pengen tau lebih lanjut tentang siapa dibalik pengelola blog yang satu ini bisa simak langsung dan update infonya lewat sini nih....

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 9:00:00 AM

Stalkers