Cerpen romantis Buruan Katakan Cinta ~03 {Update}

Untuk Cerita sebelumnya bisa di cek di cerpen romantis buruan katakan cinta part 2. Oke?...
Happy reading...

Credit gambar : Ana Merya

Ani menangis seorang diri di taman belakang sambil menenang kan dirinya, hinaan dan cacian temen-temnnya bener-bener membuatnya tidak bisa berfikir dengan jerih, kadang-kadang ia sempat berfikir kalau kevin itu tidak mencintainya, tapi pemikiran itu di bantah mentah-mentah oleh hatinya, hatinya masih sangat percaya bahwa kevin itu menyukainya kalau tidak kenapa kevin tidak memutuskannya hingga saat ini, kalau seandainya kevin udah mempunyai seseorang yang di sukai pasti kevin akan memberi taunya.

Pulangnya Ani tampak sangat sedih, dia sama sekali tidak bersemangat untuk mengerjakan apa pun hingga beberapa pertanyaan kevin tidak bisa di cerna oleh pikirannya, karena pikirannya masih sangat kacau, dan membuat kevin merasa keanehan yang ada pada diri Ani.

"Ani..." kata kevin saat Ani mau memasuki rumahnya.

"eh ia...." kata Ani "e gue nggax bawa helmnya kok..." kata Ani sebelum kevin sempat ngomong.

"ha ha ha ha..." tawa kevin mendengar perkataan Ani "loe itu bloon banget sich, yang mau minta helm sama loe itu siapa? ada-ada aja sich" lanjutnya. Ani langsung menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal.

"ada apa?" tanya Ani.

"loe... kenapa? di hina anak-anak kampus lagi?" tanya kevin.

"he? e enggak kok, gue cuma..."

"udah, nggax usah bohong lagi sama gue, udah berapa kali gue bilang sama loe, jangan loe dengerin apa kata mereka semua, mereka bilang gitu karena mereka nggax tau apa yang terjadi" kata kevin.

"tapi apa yang mereka bilang itu bener, loe itu nggax pantas sama cewek kuper kayak gue, emang loe nggax malu apa?" kata Ani.

"loe itu ngomong apa sich, udah nggax usah loe fikirin lagi tentang itu, kalau loe fikirin itu malah buat loe jadi lebih sedih lagi. udah lah berfikir yang wajar-wajar aja. pokoknya jangan loe dengerin kata-kata anak-anak lain tentang kita lagi ok" kata kevin sambil mengacak-acak rambut ani.

"tapi..."

"apa lagi..."

"mereka bener kan... kalau selama kita pacaran, loe... emang nggax pernah bilang suka ama gue..." kata Ani hati-hati, kevin langsung terdiam, tapi ia langsung bisa menguasai diri.

"e, udah lah kan gue udah bilang, jangan loe fikirin lagi tentang itu, ntar malah buat loe jadi strez. mending sekarang loe masuk kamar, trus istirahat, tenangin diri loe..." kata kevin, ani hanya mengangguk, kemudian ani melangkah meninggalkan kevin.

"eh Ani..." kata kevin, ani menghentikan langkahnya, lalu menoleh ke arah kevin. "emmm gue cuma mau bilang, gue minta maaf ya kalau hari ini gue nggax bisa nganterin elo ke toko buku, karena...."

"loe mau ngerjain tugas bareng temen sebangku loe kan? loe itu udah ngasi tau gue lebih dari tiga kali tau nggax. loe tenang aja, gue nggax masalah kok, lagian loe kan juga punya kepentingan lain, bukan cuma ngurusin gue aja, ntar gue bisa pergi sendiri kok, loe tenang aja ya..."

"emm, gini aja, gimana kalau nggax loe ke toko bukunya besok?"

"ya ampun kev, gue itu cuma mau ke toko buku bukan mau ke luar kota jadi sendiri an aja gue bisa kok, loe tenang aja" kata ani.

"udah lah mending loe besok aja ke toko bukunya bareng gue, loe itu kan rada-rada bloon ntar salah jalan lagi"

"gue itu nggax sebego itu kalee..."

"udah pokoknya gue nggax mau tau. loe kalau mau ke toko buku harus ada temennya kalau nggax besok aja bareng gue..."

"kenapa loe perhatian banget ama gue? loe suka ama gue ya..."

"iiiih loe tu ya.... udah jangan kebanyakan ngayal, apa loe baru tau kalau gue perhatian sama loe, gue itu udah dari dulu perhatian ama loe, tapi loe nya aja yang nggax nyadar. udah pokoknya loe dengerin kata-kata gue kalau loe nggax ada temennya loe nggax boleh ke toko buku sendirian mengeri?"

"he-eh..."

"inget lho...."

"he-eh..." balas ani.

"bener ya..."

"he-eh kevin... loe itu nggax percaya banget sich ama gue...."

"ya udah kalau gitu, gue pulang dulu. inget, loe nggax boleh mikir yang macem-macem, jangan loe fikirin kata-kata anak-anak tadi" inget kevin sambil menghidupkan mesin mobilnya. ani hanya mengangguk, dan meninggalkan halaman rumahnya setelah kepergian kevin.

Cerita Remaja Buruan Katakan Cinta


"iiiih mau ngapain ya? sebel. semuanya pergi, tinggal gue sendiri di rumah, mau ke toko buku di larang ama kevin dan sekarang bingung mau ngapain" kata ani sore itu saat di teras rumahnya.

"apa gue pergi aja ya...?" lanjutnya sambil mikir.

"emmm nggax apa-apa deh, kan kevinnya nggx tau, ah bener tuch, kalau ketahuan itu urusan belakangan. emmm ia deh, daripada sendirian" kata ani dan melangkah pergi menuju toko buku.

saat di perjalanan pulang sambil menenteng buku yang berada di tanganya dan mengecek kembali buku yang tadi di belinya, ani melangkah menuju rumahnya, saat di depan taman ia melihat seorang anak yang menangis, ani mendekatinya.

"ada apa dik, kok menangis?" tanya ani.

"aku mau ice kream tapi nggax punya uang kak..." jawab anak itu.

"0 , emmm gimana kalau kak ani beliin ice kream, mau nggax?" tawar ani. ani itu langsung kelihatan cerian dan tersenyum.

"beneran kak?" tanyanya nggax percaya.

"he-eh, gimana? mau kan?" tanya ani lagi.

"mau. mau..." jawan anak itu cepat.

"ya udah yuk cari ice kream" ajak ani, ani dan anak kecil itu melangkah mendekati penjual ice kream yang jualan di tepi taman, ani membelikannya untuk anak kecil yang tadi bersamanya, dan tak jauh darinya ada sepasang remaja yang duduk di taman sambil menikmati ice kream.

"ih loe makan ice kream kok kayak anak kecil sih, belepotan gitu, sini gue bersihin..." kata si cowok dan secara nggax sengaja ani yang mendengarnya langsung kaget karena suara itu udah nggaax asing lagi di telinganya, dan saat ani milihat siapa pasangan remaja itu, ani bener-bener kaget saat mengetahuinya.

Tak jauh darinya ia melihat kevin dan seorang cewek yang duduk di taman sambil makan ice kream dan tepat Tni melihat kevin sedang membersihkan mulut dara dengan sapu tangan karena dara memakan ice kreamnya sampai belepotan. * Star Night : Kenapa sih selalu ada adegan salah paham kayak gini???*.

Ani tampak sangat syok, dia bener-bener nggax nyangka kalau pasangan yang berada di depannya itu adalah pacarnya dengan cewek yang telah di gosipkan padanya, dengan perasaan yang sangat tidak menentu Ani tidak bisa menggerakkan kakinya.

"kak ani, makasih ya..." kata anak kecil yang tadi telah mendapatkan ice kream dari ani, karena posisi nya bersama kevin tidak jauh maka kevin bisa mendengarkan perkataan anak kecil tadi, dan kevin langsung mengalihkan pandangannya kearah suara, tampak lah ani yang sedang menatap kecewa kearahnya.

"a... ani..." kata kevin sambil berdiri kaget, ani geleng-geleng kepala sambil melangkah mundur nggax menyangka, dan kemudian berlari meninggalkan taman dengan hati yang sangat terpukul.

"ani... annni tunggu..." kata kevin dan siap melangkah mengejar ani tapi dara menahannya.

"kevin, loe mau kemana?"

"gue mau mengejar ani..."

"tapi gue gimana..."

"ya udah loe disini aja..."

"loe nggax mentingin perasaan gue?!"

"udah, lepasin tangan gue" kata kevin sambil menarik tangannya "gue itu lebih mentingin perasan ani dari pada perasaan gue sekali pun, apa lagi perasaan orang lain, jadi loe jangan ikut campur dan jangan pernah menghalang-halangin gue. ngerti!!" bentak kevin yang buat dara kaget, kevin lalu mengejar ani.

ani berlari sambil menangis, kevin terus mengejarnya dengan sesekali menelfonenya tapi ani tidak mengangkatnya, kevin tidak menyerah begitu saja, ia telusuri jalan yang ada untuk melihat kemana ani pergi, tapi tampaknya tidak ada tanda-tanda ani di sana yang makin membuat kevin jadi makin panic.

Cerita Remaja Buruan Katakan Cinta

"iiih ani loe dimana sich" kata kevin sendiri "kenapa loe pergi tanpa menunggu penjelasan dari gue.... ini tu salah faham... loe nggax seharusnya pergi ninggalin gue gini aja." lanjutnya.

"ani angkat donk teleponenya..." kata kevin sambil terus menelpone hanpone ani. "ani loe dimana sich. loe harus dengerin penjelasan gue dulu, jangan salah faham. ini tu nggax seperti yang loe fikirin, ani ayo donk. angkat teleponenya..." lanjutnya tapi masih nggax ada jawaban. kevin terus mencari ani di setiap jalan tapi sepertinya ani udah bener-bener pergi.

"iiih sial!!!" kata kevin dan melangkah pergi dengan kesel.

begitu tiba di kamarnya ani makin sedih dan menangis dengan sejadi-jadinya, ia nggax menyangka kalau kevin setega itu kepada dirinya. bayangan ani kembali kemasa lalu, saat pertama kali jadian ama kevin, saat itu kampus mereka mengadakan pininjauan ke daerah-daerah, pada malam hari saat kevin dan ani hanya berdua kevin mengatakan kepadanya...

"ani loe mau nggax jadi pacar gue?" tanya kevin dan ani langsung mengangguk.

sejak saat itu mereka resmi pacaran, tapi selama pacaran tidak pernah sekali pun kevin bilang kalau kevin mencintai ani itu yang makin membuat ani jadi sangat sedih.

"mungkin emang dari awal loe nggax suka sama gue kan kev..." kata ani dengana meneteskan air matanya.

"ini tu bener-bener menyakitkan, kalau loe emang nggax suka ama gue kenapa loe nggax bilang aja ama gue, gue bisa kok ngerelain loe ama cewek lain, tapi nggax gini caraya. ini tu bener-bener menyakitkan." kata ani.

"apa tujuan loe ngelakuin ini kev? loe mau gue yang mutusin atau apa? kalau loe bilang dengan baik-baik gue bisa ngerti kok, tapi jangan kayak gini donk... apa loe ngelakuin ini karena malu punya pacar kayak gue...?"

"atau karena loe udah suka sama dara, apa loe suka ama dara karena gue itu gini-gini aja dan dara itu cantik..." kata ani "kenapa loe bermain di belakang gue kev, kenapa? kalau loe emang suka sama cewek lain, bilang sonk. nggax kayak gini caranya... loe itu udah menyakiti gue kev, loe sadar nggax sich. apa gue bener-bener udah nggax berarti lagi buat elo. apa loe mau kita putus kev?" lanjutnya.

"loe tau nggax sich, gue itu bener-bener suka sama loe. apa loe juga ngerasa gue itu nggax pantes buat elo. gue tau kev, gue emang nggax secantik dara. tapi gue juga manusia yang mempunyai perasaan, gue itu bisa merasakan gimana sakitnya di campakkan. apa loe pernah mentingin perasaan gue kev, seenggaknya loe hargain gue sedikit aja, hargain gue sebagai pacar loe kev. gue nggax perduli apapun yang anak-anak katakan, gue nggax perduli mereka menghina gue, asal loe tetap jadi milik gue, gue bisa menganggungnya, tapi sekarang... loe udah nyakitin gue, gue takut kev, gue takut kalau loe bakal ninggalin gue, apa bener kalau loe itu cuma mau ngerjain gue?"

"tuhan,... kenapa semuanya jadi kayak gini... apa gue emang nggax pantas untuk mendapatkan kebahagiaan... apa masih belum cukup hinaan yang orang berikan ke gue? kenapa masih di tambah dengan kejadian ini... apa dosa gue hingga gue terus di sakiti??? kenapa gue bisa percaya ama cowok gitu aja... kenapa gue baru menyadari kevin nggax suka ama gue itu sekarang... dan ternyata selama ini gue salah, gue terlalu percaya diri kalau kevin suka gue, tapi nyatana...." kata ani.

"kevin, gue nggax sanggup kalau harus kehilangan elo... gue nggax sanggup kev, tolong loe jangan buat gue lebih menderita lagi... gue nggax sanggup kehilangan elo. enggax!!! kenapa loe lakuin ini kev, kenapa?, ani ayolah, buat apa loe mikirin orang yang jelas-jelas nggax memikirkan perasaan loe. sadar donk, loe itu siapa dan kevin itu siapa? mana ada cowok yang mau baik sama cewek kayak loe, kalau nggax ada maunya. pasti kevin ngelakuin ini karena mau ngerjain loe doank. sadar donk..."

"sepertinya emang selama hidup gue, gue harus menerima hinaan, bahkan oleh orang yang selama ini sangat gue percaya, ternyata teman-teman bener, kalau kevin itu nggax suka sama gue, iiiih pasti sekarang gue bakal makin sering di hina ama mereka, karena omongan mereka bener, kevin cuma mau mainin gue aja. uuuuh apa yang harus gue lakuin sekarang? apa? gue benci hari ini... gue benciiiii kalau gue masih bisa meminta gue minta hari ini nggax pernah ada, gue nggax suka ama hari ini..." kata ani sambil melempar bantal gulingnya dan jatuh kebawah kasurnya.

"aduh ani, loe bego banget sech... kenapa loe percaya ama cowok gitu aja... kenapa gue nggax pernah berfikir kalau kevin itu cuma mau mainin loe gitu aja. dia itu sama aja kayak mereka yang menghina elo. dan sekarang loe harus tanggung sendiri akibatnya. gue nggax bisa bayangin gimana reaksi anak-anak setelah mereka tau kalau gue bakal putus ama kevin, pasti mereka bakal menanbah hinaannnya terhadap gue... apa yang harus gue lakuin...." kata ani, dengan sedihnya dan air matanya terus mengalir deras di pipinya.

ani kembali teringat kenangan yang telah ia lewati bersama kevin, walaupun kevin selallu membantunya tapi kevin tidak pernah mengatakain kalau ia suka sama ani, makanya ani jadi sangat sedih. ia merasa hidupnya bener-bener gelap sekarang semua orang menjauhinya, kalau anak-anak lain mengetahi mereka putus gara-gara masalah ini pasti ia bakal makin di hina and di caci maki ama temen-temennya dan dia nggax mungin mendapat belaan dari kevin seperti biasanya.

Cerita Remaja Buruan Katakan Cinta

Paginya Ani bener-bener tidak semangat untuk berangkat kecampus ia tampak sangat lesu, dan tak bertenaga di meja makan ia tidak berselera sama sekali untuk sarapan. karena bayangan temen-temennya yang menghinanya semakin jelas berada di benaknya.

"ani..."

"ia ma..." balas ani sambil menoleh ke arah mamanya, "ada apa?" tanya nya.

"kamu kenapa? ada masalah? kenapa wajahmu kelihatan sedih sekali?" tanya mamanya.

"nggax apa-apa kok ma... ani cuma kecapean aja kali, istirahat bentar juga udah baikan kok" jawab ani sambil menyembunyikan kesediahannya "mama sendiri kenapa? kok kelihatanya ada masalah, kalau ani boleh tau ada masalah apa? kalau ani bisa bantu pasti ani bantu" lanjutnya kearah mamanya tersayang.

"hari ini ani nggax usah kekampus ya..."

"emangnnya ada apa ma..."

"kita semua bakal ke bandung pagi ini..."

"ke bandung? emang ada apa di sana?"

"nenek mu sakit nak, kamu mau kan?"

"apa?! nenek sakit ma?!" tanya ani kaget.

"ia. makanya kita sekeluarga bakal ke bandung pagi ini juga"

"kita bakal di sana berapa hari ma...."

"mungkin sekitar dua minggu..."

"ya udah nggax apa-apa kok ma...." jawan ani "emmmm ma ani siap-siap dulu ya..." kata ani sambil melangkah menuju kekamarnya.

pagi itu juga ani dan keluarganya pergi ke bandung untuk menjenguk neneknya yang sedang sakit, dan berkali-kali hanpone ani berdering panggilan dari kevin tapi ani tidak mengangkatnya, bahkan sms kevin yang udah kesekian kalinya tetap ani cuekin. pagi itu kevin menunggu ani di kampusnya tapi Ani tidak juga kunjung datang, hingga ia bertanya kepada teman - teman ani mereka bilang ani tidak masuk kuliah pagi ini, akhirnya kevin bolos kuliah untuk pergi kerumah Ani tapi di rumah Ani juga kosong kevin bener-bener bingung dengan ke adaan ini, ia terus mencoba menelpone Ani tapi tetap tidak ada jawaban.


Nie cerpen memang bener – bener gaya si mia. Sinetron abis. Tapi setelah Star Night liat lagi, Baru nyadar kok yang jadi cowoknya Kevin juga… wkwkwkwk. Pantesan dari kemaren tu nama kok kayak familiar. Hadooooooo…. Tapi biarlah udah terlanjur juga. Nggak mungkin kan cerpen ini di rubah. Secara gitu lho, udah di publis juga.

Next charapter you can found at cerita remaja cinta buruan katakan cinta part 4.


Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 8:37:00 PM

0 komentar:

Post a Comment

Belajar lah untuk menghargai sesuatu mulai dari hal yang paling sederhana...

Stalkers