Novel Online "Kazua Mencari Cinta " ~ 12

Setelah waktu rada lamaan akhinya admin bisa muncul lagi dengan lanjutan novel online kazua mencari cinta bagian 12 muncul. Penasaran kan sama lanjutannya? Sama dink, saia juga. Wuakakakaka. Secara saia selaku sang admin juga bingung. Ide yang ada berubah - rubah mulu. Tergantung banget sama sitkon di dunia nyatanya. Ehem ehem...

Nah, biar nyambung sama jalan ceritanya, bagusan kalau baca dulu bagian sebelumnya yang bisa langsung cek disini.

Kazua Mencari Cinta
Kazua Mencari Cinta

Sekali lagi Kazua memperhatikan pantulan bayangannya di cermin. Tanpa sadar bibirnya tersenyum. Walau berat tak urung ia harus memuji selera Zafran. Gaun yang ia kenakan kini benar - benar membuatnya terlihat beda. Tentu saja dalam artian yang baik. Dan ngomong - ngomong soal Zafran, ia jadi ingat ucapannya kemaren.

"Inget ya, besok begitu dia datang. Loe harus pastiin dia harus nungguin loe lebih dari 15 menit."

"Kenapa?" tanya Kazua dengan polosnya, sementara Zafran sibuk mengobrak - abrik koleksi baju yang baru ia keluarkan dari dalam lemari.

"Tentu saja karena memang itu peraturannya," balas pria itu tanpa menoleh. Perhatiannya masih ia fokuskan pada tumpukan pakaian itu. Dan beberapa saat kemudian. "Kayaknya ini cocok sama loe, coba dulu," katanya memberi perintah sambil menyodorkan sehelai gaun berwarna merah muda. Kalau Kazua tidak salah ingat, itu gaun yang ia beli online dua bulan yang lalu tapi sama sekali belum pernah ia pakai.

"Loe yakin? Nggak terlalu pendek?" tanya Kazua terlihat ragu, namun begitu tangannya tetap terulur meraih gaun tersebut.

Kepala Zafran mengeleng. "Bukannya loe bilang loe mau kelihatan feminim?"

"Iya sih. Tapi...."

"Sssshhh.."

Kazua tidak melanjutkan protesnya ketika melihat desihan kesel dari Zafran. Gadis itu hanya memberikan senyuman kaku sebagai gantinya. Dengan berlahan ia mengangguk.

"Oke, pakaian udah beres. Sekarang apa lagi?" tanya Zafran.

"E...," Kazua tanpak ragu, tanpa sadar ia mengigit jari jari kukunya. Kebiasaan yang sering ia lakukan jika sedang menimbang sesuatu.

"Hentikan kebiasaan loe itu. Jorok tau," cela Zafran, dengan cepat Kazua melepaskan gigitannya. "Udah, loe mau minta tolong apa lagi?" sambung pria itu lagi.

"Ajarin gue pake make up juga donk."

"Kan kemaren udah?"

"Tapi gue belum pinter. Ya ya ya... Please," pinta Kazua sengaja memasang tanpang memelas.

Zafran tidak lantas membalas. Pria itu terlebih dahulu menghembuskan nafas. Matanya melirik jam yang melingkar baru kemudian melihat keluar jendela. Hari sudah cukup sore namun hujan tak kunjung reda. Akhirnya setelah menimbang - nimbang, ia menganggukan kepala. Membuat Kazua tak mampu menahan senyuman untuk tidak mengembang dari wajahnya.

Dan kini, inilah hasil dari ajaran Zafran kemaren. Kazua benar - benar puas kareannya. Keraguannya tentang salah memilih pelatih langsung raib entah kemana.

Lanjut Baca : || ||


Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 8:14:00 PM

0 komentar:

Post a Comment

Belajar lah untuk menghargai sesuatu mulai dari hal yang paling sederhana...

Stalkers